Imam Muhammad al-Baqir menceritakan
bahwa salah seorang raja dari Bani Israil menyatakan, “Saya akan membangun
sebuah kota yang sama sekali tidak memiliki kekurangan. Tak seorang pun yang
akan menemukan cacat dan kekurangannya.” Kemudian ia memerintahkan para pekerja
dan ahli bangunan untuk membangun kota itu. Setelah selesai dibangun,
orang-orang sibuk menyaksikan kota itu dan semuanya sepakat bahwa kota tersebut
tiada tandingannya dan tak memiliki cacat dan kekurangan apapun.
Namun, seorang lelaki menghampiri
sang raja dan berkata, “Jika Anda menjamin keselamatan saya dan jiwa saya dalam
keadaan aman, saya akan menyebutkan cela dan kekurangan kota ini.”
“Aku
menjamin keselamatanmu, “jawa Raja.
Orang itu berkata, “Ada dua cacat
dan kekurangan ; pertama, pemiliknya
akan mati; kedua, sepeninggalmu kota
ini akan hancur.”
Raja berpikir dan berkata, “Kekurangan
apa yang lebih dari itu? Menurut pendapatmu, apa yang harus saya lakukan?”
Lelaki itu menjawab, “Bangunlah
sebuah kota yang akan terus kekal dan tak akan hancur selamanya, serta di
dalamnya Anda senantiasa dalam keadaan muda dan tidak dihampiri ketuaan (dan
kota itu adalah surga).”
Sang raja meneritakan peristiwa yang
dialami kepada istrinya. Berpikir sebentar, istrinya berkata, “Di antara
orang-orang yang hidup di kota ini, hanya dirinyalah satu-satunya orang yang
jujur.”
No comments:
Post a Comment