Seorang lelaki
menikah dengan seorang wanita yang telah bertahun-tahun tidak melahirkan anak. Ia
tahu bahwa istrinya mandul. Kemudian ia membawanya ke dokter dan menuturkan
kejadian yang sebenarnya. Ia berharap dokter dapat memberinya jalan keluar.
Wanita itu
tergolong gemuk dan penuh lemak. Tatkala memeriksa denyut nadinya dan mengukur
tekanan darahnya, dokter itu tahu bahwa jantungnya terbungkus lemak yang cukup
tebal. Ia tahusebab menapa ia mandul, ia mengalami kegemukan. Lalu ia berbisik
ke telinga sang suami dengan intonasi yang dapat didengar sang istri, “Istrimu
tak akan hidup lebih dari 40 hari.” Wanita itupun mendengar bisikian dokter. Ia
lalu tenggelam dalam kesedihan siang dan malam. Ia merasa sedih dan gelisah,
sehingga enggan makan dan minum. Itu menyebabkan hari demi hari tubuhnya
semakin kurus. Namun, setelah 40 hari berlalu, ternyata ia masih tetap hidup. Setelah
dua bulan, suaminya menemui dokter dan berkata, “Alhamdulillah, istriku tidak
mati, sekalipun telah lebih dari 40 hari, yakni dua bulan sejak kedatangan kami
kepada anda.”
Dokter berkata,
“Sekarang gaulilah istrimu. Niscaya anda akan memperoleh anak.”
Lelaki itu
bertanya, “Mengapa begitu? Setelah bertahun-tahun mandul, mungkinkah istriku
dapat melahirkan anak?”