Thursday, January 27, 2011

MEMAKNAI CINTA bag,2

         

          Cinta mampu mengubah seorang pengecut menjadi seorang pemberani, yang pelit menjadi dermawan, yang malas menjadi rajin, yang psimis menjadi optimis, yang kasar menjadi lembut, dan yang lemah menjadi kuat.
           Cintalah yang membuat seorang romeo rela membunuh dirinya sendiri ; cintalah yang membuat seorang Qois dianggap seorang yang gila ; cintalah yang membuat Taj Mahal dapat berdiri megah ; dan cinta pulalah yang membuat seorang Rama rela mempertaruhkan nyawanya demi seorang Shinta.
           Seperti sebuah tiupan angin cinta itu lembut dan mengantarkan kesejukan. Angin adalah sesuatu hal yang abstrak, tapi ketika dia sudah bertindak kasar, jangankan segundukan gunung pasir yang tinggi, gedung angkuh dan menara pencakar langit pun bisa luluh lantak tanpa bentuk.
           Cinta itu nama untuk beragam perasaan, judul untuk semua gemuruh hati, muara dari berjuta makna, wakil dari harapan tak terkira, dan kekuatan yang tak terartikan.
           Jika dihadapan orang yang kamu cintai, musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah. Tapi dihadapan orang yang kamu sukai, musim dingin tetap saja musim dingin hanya suasananya lebih indah sedikit.
          Dihadapan orang yang kamu cintai, jantungmu bisa saja tiba-tiba berdebar lebih cepat. Namun, dihadapan orang yang kamu sukai, kamu hanya merasa senang dan bahagia saja.
           Jika kamu menatap mata orang yang kamu cintai, matamu berkaca-kaca. Tapi, jika kamu memandang mata orang yang kamu sukai, kamu hanya  tersenyum saja.
           Dihadapan orang yang kamu cintai, kata-kata yang keluar berasal dari perasan yang terdalam. Namun, dihadapan orang yang kamu sukai, kata-kata hanya keluar  dari pikiran.
           Jika orang yang kamu cintai menangis, kamu akan ikut menangis disisinya. Padahal, jika orang yang kamu sukai menangis, kamu hanya menghibur saja.
           Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi, jika kamu akan berhenti menyukai seseorang, cukuplah dengan menutup telinga. Tapi jika kamu mencoba menutup mata dari orang yang kamu cintai, maka cinta itu akan berubah menjadi tetesan air mata dan terus tinggal di hatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.
           Perasaan sayang tidak mudah hilang secepat hilangnya rasa cinta. Rasa sayang tidak mudah berubah. Perasaan sayang dapat membuatmu berkorban untuk orang yang kamu sayangi. Rasa ini bisa tak segan untuk menderita demi kebahagian orang yang kamu sayangi. Jika di dalam ada rasa ingin memiliki, di dalam rasa sayang, kamu hanya ingin melihat orang yang kamu sayangi bahagia, bahkan jika harus kehilangan.

           Perasaan cinta, tertarik, lalu simpatik datang, bagai kesempatan kepadamu. Tetapi, cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kamu lakukan. Kamu dan pasanganmu bisa mengatakan, "nasib membawa kita bersama, namun tetap bergantung pada cara kita untuk membuat semuanya berhasil."

           Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Bahkan, sangat mungkin ada seseorang yang diciptakan hanya untuk kamu. Tetapi, semuanya kembali kepadamu untuk melakukan pilihan apakah kamu ingin melakukan sesuatu untuk mendapatkannya atau tidak.
Kamu di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk di cintai, melainkan untuk belajar mencintai orang yang tidak sempuna dengan cara yang sempurna.

No comments:

Post a Comment